Bergetar juga hati ini, rasanya ingin aku menangis dan terasa sesak dada ini seakan ada segunung beban yang menghinggapi badan ini. Aku memiliki usaha warnet kecil, dengan modal hutang dan hasilnya pas – pas an sehingga hanya mampu untuk membiayai hidup dan operasionalku di kota orang ini. Waktu seakan berlalu begitu cepatnya sudah setahun aku mengelola warnet ini dan belum juga aku mampu untuk benar2 mandiri, entahlah kapan akan tiba saatnya aku akan mampu untuk menjadi mahasiswa ytang benar2 mandiri.
Perjalanan hidup ini memang menjadi misteri tak pernah bisa diketahui dimana ujungnya kapan akan berakhir . dalam sapuan gelisah ini aku teringat akan pengorbanan ayah bundaku yang selalu membiayaiku menafkahiku…
Maafkan anakmu ayah bunda jika ananda masih sering membebanimu
Maafkan aku ayah bunda jika ananda belum mampu membuatmu selalu tersenyum
Ya Allah yang maha pengasih
Ya Allah yang maha penyayang
Ya Allah yang mengusai hati
Ya Allah yang maha bijaksana dan welas asih
Hamba yang congkak dan sombong ini kembali padamu
Hamba yang sering kali melupakanmu
Hamba yang sering kali menomor duakan mu
Hamba yang begitu banyak memikul salah dan dosa ini
Ya rabb ampunkan dosa kedua orang tuaku
Mereka yang selalu menyayangiku
Mereka yang telah mengenalkan aku padamu
Mereka yang tak pernah lelah
Membanting tulang memeras keringat
Untuk selalu membuatku tersenyum
Merekalah yang selalu menafkahiku
Ya Allah tuhan semesta Alam
Ya Allah yang maha pemurah
Lindungi dan ridhoi selalu ayah bundaku
Mudahkan rezeki untuk mereka
Sebagaimana mereka selalu menafkahi hamba
Ya rabb bimbinglah hamba
Untuk dapat membuat mereka bangga
Bombinglah hamba untuk dapat berbakti pada mereka
dan juga berbakti padamu
Ya Allah mudahkanlah hambamu ini dalam melangkah
Mudahkanlah rezeki untuk hamba agar hamba dapat meringankan beban orang tua
Padamu hamba memohon dan padamu hamba berserah diri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar